Sosialisasi Desa Siaga Bencana di Kecamatan Kao Teluk dan Kecamatan Malifut

 Bencana (disaster) merupakan fenomena sosial akibat kolektif atas komponen bahaya (hazard) yang berupa fenomena alam/buatan di satu pihak, dengan kerentanan (vulnerability) komunitas di pihak lain. Bencana terjadi apabila komunitas mempunyai tingkat kapasitas/kemampuan yang lebih rendah dibanding dengan tingkat bahaya yang mungkin terjadi padanya. Sehingga bencana yang terjadi tidak  sertamerta menjadi bencana apabila komunitas memiliki kapasitas mengelola bahaya.

Kemampuan mengelola bahaya dan pengurangan resiko bencana menjadi hal yang sangat penting bagi masyarakat, khsusnya di Maluku Utara. Secara topografis wilayah Maluku Utara sebagian besar terdiri dari gunung-gunung dan berbukit-bukit. Banyak dijumpai pulau-pulau vulkanis dan pulau karang, sedangkan sebagian lainnya merupakan dataran biasa. Bentuk topografi ini cukup rentan akan potensi bencana seperti tanah longsor, gempa bumi, banjir dan tsunami.

Untuk itu, Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LP2M) Universitas Khairun melalui mahasiswa KUBERMAS (Kuliah Berkarya dan bermasyarakat) tahun 2016-1017 angakan I mengandeng Pusat Studi Kebencanaan (PSB) Universitas Khairun melaksanakan kegiatan sosialisasi Desa Siaga Bencana (DSB) di Kecamatan Kao Teluk dan Kecamatan Malifut. Kegiatan DSB ini ditujukan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat tentang bencana dan penanggulangannya.

Mufti Abd Murhum, Ketua LP2M dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan KUBERMAS mahasiswa memiliki salah tema pokok yakni Desa Siaga Bencana, dengan harapan agar mahasiswa dapat mengedukasi masyarakat desa dalam hal pengurangan risiko bencana.

Materi-materi  yang disampaikan oleh nara sumber, Ridwan Lessy dan Jefry Bemba dari Pusat Studi Kebencanaan Universitas Khairun, dalam kegiatan ini berupa kesipasiagaan terhadap bencana, penaggulangan bencana berbasis masyarakat dan simulasi kegempaan. Sedangkan peserta berasal dari perangkat desa, tokoh masyarakat, guru dan siswa sekolah. 

Comments


Komentar :

Write A Comment

(Masukkan 6 kode diatas)

 

Disaster Risk Reduction and Climate Change Adaptation Strategies

Indonesian archipelago is located on the meeting point of three tectonic plates, they are...

Continue Reading »

Table Top Exercise dalam rangka Koordinasi Kesiapsiagaan Erupsi Gunungapi Gamalama 28-29 Januari 201

Wilayah Indonesia dengan keberagaman aspek fisik dan sosial budayanya berpotensi terjadi bencana...

Continue Reading »

SMALL ISLAND DISASTER RISK REDUCTION WORKSHOP Ternate, 9 10 Juni 2015

Bencana (disaster) merupakan fenomena sosial akibat kolektif atas komponen bahaya (hazard) yang...

Continue Reading »

Quick Banner







Inteligula congue id elis donec sce sagittis intes id laoreet aenean. Massawisi condisse leo sem ac tincidunt nibh quis dui fauctor et donecnibh elis velit @name - 10:15 AM yesterday